

Sang perfeksionis pendiam berpikir segalanya harus dikerjakan sempurna, sementara sang tuan rumah pesta yang hangat berpikir semua orang harus dibuat nyaman. Yang satu standarnya tinggi, dan yang lain hatinya hangat.
RLOAN merasa kesempurnaannya pun bisa diakui di dalam kehangatan SCOAI.
RLOAN bisa jadi tak bertindak karena takut salah.
Saat SCOAI memahami standar tinggi RLOAN, dan RLOAN pun menyadari bahwa kehangatan SCOAI bisa membuatnya sempurna, lahirlah kepercayaan yang dalam di antara mereka.
“Kalau RLOAN belajar membedakan antara "baik" dan "sempurna", dan SCOAI menghargai standar RLOAN, keduanya menjadi hubungan yang hangat sekaligus kokoh.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →