

Sang perfeksionis (RLOAN) dan sang pemberontak yang sedang terjun bebas (RLUEN). Yang satu menetapkan standar tinggi, dan yang lain menghancurkan standar itu sendiri.
Di awal keduanya sama-sama punya keheningan, jadi tanpa kata pun terasa nyaman.
Saat RLOAN berkata "ini saja standar minimalnya", RLUEN menjawab "buatku tak ada yang namanya minimal".
Saat bersama, langka sekali momen ketika RLUEN ingin tinggal sedikit lebih lama.
“Agar hubungan ini berdiri, keduanya harus berkompromi. Saat RLOAN tak menjadikan kesempurnaan sebagai standar, dan RLUEN tak pergi sepenuhnya, pertemuan sesekali yang sangat jarang bisa dimungkinkan. Tapi tinggal bersama hampir mustahil.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →