

RLUEN menolak segala aturan, sedangkan SLOAI berjuang menaati aturan di atas panggung. Yang satu memicu pemberontakan, yang lain cemas di tengah kekacauan itu.
SLOAI tertarik pada kebebasan RLUEN.
Sisi tersembunyi RLUEN menampakkan pelarian putus asa, "Aturan maupun hubungan tak cocok untukku," sementara sisi tersembunyi SLOAI mengeluarkan suara cemas bagai anak kecil, "Tolong jangan buang aku."
Saat bersama RLUEN, SLOAI selalu bersiap untuk ditinggalkan.
“Agar mereka bisa bersama, RLUEN perlu menyadari bahwa pelariannya melukai SLOAI, dan SLOAI perlu berjanji tak akan mengendalikan kebebasan RLUEN. Tapi karena kecepatan keduanya terlalu berbeda, hubungan ini selalu tak seimbang. Tanpa salah satu pihak melepaskan terlebih dulu, mereka tak bisa bersama.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →