

SCOEI suka menghubungkan orang-orang dengan ide-ide baru, dan SCOEN menganggap relasi pun adalah strategi. Keduanya tenang dan ramah, jadi awalnya terlihat "wah, mereka berdua sempurna".
SCOEI dengan tulus ingin berbagi kemungkinan baru, dan SCOEN menghitung cara memanfaatkan kemungkinan itu semaksimal mungkin. Kalau SCOEI melontarkan ide, SCOEN tahu siapa yang harus mendengarnya dan bagaimana menyebarkannya. SCOEI bersyukur atas rasa realistis SCOEN, dan SCOEN menghargai kreativitas SCOEI. Saat mereka bersama, visi dan eksekusi bertemu.
SCOEI melihat perhitungan SCOEN lalu bertanya. "Kamu sebenarnya bukan suka ini, tapi cuma memanfaatkannya kan?". SCOEN menjawab "dua-duanya", tapi SCOEI merasakan ada ruang keraguan. SCOEI menginginkan koneksi dan kepercayaan, sementara SCOEN lebih dulu melihat efisiensi dan pengaruh. Meski berada di tempat yang sama, hati mereka bekerja secara berbeda.
Hal yang bagus saat bersama adalah ketika ide SCOEI terwujud lewat strategi SCOEN. Saat melalui proses itu bersama, mereka senang. Tapi begitu proyek selesai dan yang berikutnya dimulai, SCOEI mulai lagi meragukan ketulusan SCOEN.
“Kalau SCOEN menunjukkan bahwa motivasinya benar-benar adalah kolaborasi dengan SCOEI itu sendiri, dan SCOEI bisa sepenuhnya menerima rasa realistis SCOEN, mereka jadi tim terbaik. Kalau tidak, akan selalu tersisa pertanyaan "kamu benar-benar menghormatiku?".”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →