

RLUAI bergulat dengan pikirannya sendirian, sedangkan SLOAI merasa khawatir di atas panggung. Keduanya punya banyak perasaan sehingga bisa saling memahami, tapi yang satu tak mau bicara dan yang satu terus ingin bicara.
Saat hati RLUAI tersentuh, ia hanya ada di samping tanpa perlu berkata "Aku memahamimu."
Sisi tersembunyi RLUAI memunculkan kekeraskepalaan dan sikap memberontak yang seperti mutasi, dan dari sudut pandang SLOAI itu membuatnya bertanya-tanya "Kenapa tiba-tiba begitu?"
Momen paling nyaman saat bersama adalah ketika RLUAI duduk diam di samping dan SLOAI menghormati ketenangan itu.
“Intensitas perasaan keduanya mirip tapi cara mengungkapkannya bertolak belakang. Saat SLOAI bertanya "Kenapa kamu nggak ngomong?" kalau RLUAI bisa menjawab "Bicara bukan segalanya," keduanya bisa belajar cara baru untuk berbagi perasaan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →