

SLOEN dan SLUAI, saat pertama bertemu, saling berkata "Kamu benar-benar seru, ya". SLOEN menarik SLUAI ke pusat energinya, dan SLUAI berusaha memperhatikan semua orang di sekitar SLOEN. Kombinasi yang indah, tapi kadang SLUAI terbersit "Sebenarnya aku ngapain di sini?".
SLOEN adalah pusat pusaran, dan SLUAI adalah tangan empati untuk semua orang.
Saat SLOEN jadi tak stabil, ia mulai menyusun orang-orang di sekitarnya.
Ada momen saat sekitar jadi terang ketika kalian berdua bersama.
“Agar kalian bisa bersama, SLOEN harus mengenali empati SLUAI sebagai "sesuatu yang tak tergantikan". Sebab alasan SLUAI berpaling pada semua orang bukan karena melewatkan SLOEN, melainkan karena ingin menyertakan semua orang. Sebaliknya SLUAI cukup tak menerima sentralitas SLOEN sebagai penyingkiran pribadi, dan memahaminya sebagai "sekadar intensitas orang itu". Kalau kalian tak mengukur jarak antara pusat dan tepi, melainkan menganggapnya sekadar sudut yang berbeda, kalian berdua bisa jadi pasangan yang benar-benar indah.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →