

Saat orang yang hanya ingin mengenal kekacauannya sendiri bertemu orang yang ingin menghubungkan semua ide di dunia, yang satu keluar dan yang lain masuk.
SLUEI ingin masuk ke kamar RLOEN. RLOEN tak menginginkan ide siapa pun. Energi SLUEI mengguncang kekacauan RLOEN. RLOEN merasakannya sebagai penyusupan. SLUEI merasa RLOEN tak menerimanya. Tapi SLUEI terus mengetuk pintu kamar RLOEN.
Sisi tersembunyi RLOEN berubah menjadi lebih tak wajar. Sisi tersembunyi SLUEI berusaha memahami ketakwajaran itu. Di sisi tersembunyi, RLOEN makin kesepian, dan SLUEI bereaksi makin ekstrem.
Jarang, tapi ada momen singkat sekitar jam dua dini hari saat SLUEI mengoceh panjang lebar soal idenya lalu tiba-tiba memahami begitu saja keheningan RLOEN. Di saat itu RLOEN pun sejenak membuka jendelanya. Keesokan harinya SLUEI sudah beralih ke topik lain, dan jendela itu kembali tertutup. Keintiman mereka terjalin lewat titik-titik singkat semacam itu.
“Kalau SLUEI tak memaksa membuka kamar RLOEN, dan RLOEN sesekali bisa membuka jendela, keduanya bisa menciptakan hubungan yang unik. Dibutuhkan kesabaran dan jarak.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →