Sinyal yang langsung terasaCara yang ingin diterima: Kata-kata penegasan
SLUEI → SLUAN
Sinyal yang langsung terasa
SLUAN → SLUEI
Sinyal yang langsung terasa
Cara yang ingin diterima
Menginginkan sinyal yang berbedaSentuhan fisik · Kata-kata penegasan
Perbandingan menurut tipe
Ungkapan kasih sayang yang masing-masing inginkan
Ungkapan kedua kode cocok dalam kedua arah. Tanyakan langsung ungkapan apa yang benar-benar disukai masing-masing.
SLUEI→SLUAN
Sinyal yang langsung terasa
Dalam data kode, ungkapan Kata-kata penegasan dari SLUEI cocok dengan ungkapan penerimaan SLUAN.
SLUAN→SLUEI
Sinyal yang langsung terasa
Dalam data kode, ungkapan Sentuhan fisik dari SLUAN cocok dengan ungkapan penerimaan SLUEI.
Satu aksi hari ini
Jika kalian berdua setuju, coba tipe SLUEI mengungkapkan kasih sayang lewat ‘Kata-kata penegasan’ dan tipe SLUAN lewat ‘Sentuhan fisik’, lalu saling tanyakan rasanya.
Bahasa cinta
Peta cara kita menunjukkan sayang
Ungkapan memberi dan menerima kasih sayang yang ditetapkan untuk setiap kode ditampilkan berdampingan. Gunakan untuk mulai saling bertanya kata dan tindakan apa yang benar-benar disukai.
Bahasa cinta
SLUEI
SLUAN
Waktu bersama
—
—
Kata-kata penegasan
Memberi
Ingin
Sentuhan fisik
MemberiIngin
Memberi
Tindakan perhatian
—
—
Hadiah
—
Memberi
Tempat kalian bertemu
Dalam data kode, ungkapan Kata-kata penegasan dari SLUEI cocok dengan ungkapan penerimaan SLUAN.
Dalam data kode, ungkapan Sentuhan fisik dari SLUAN cocok dengan ungkapan penerimaan SLUEI.
Bahasa cinta
Lima situasi untuk menunjukkan kasih sayang
Profil kepribadian hanya petunjuk untuk memulai percakapan. Tanyakan dan pastikan satu sama lain ungkapan apa yang benar-benar disukai.
01
Ajakan untuk membuka hati
1Ajukan kegiatan
2Pilih bersama
3Sepakati rencana
SLUEI → SLUAN · Kata-kata penegasan
Ungkapan yang akrab
SLUEI → SLUAN: Sampaikan dahulu alasanmu ingin mengajak. Berikan ajakan yang spesifik, seperti: “Belakangan aku senang mendengarkan ceritamu dengan santai. Minggu ini kita luangkan waktu berdua, yuk?”
SLUAN → SLUEI · Sentuhan fisik
Ungkapan yang akrab
SLUAN → SLUEI: Sebelum menyentuh, tanyakan dengan jelas: “Boleh kita jalan sambil bergandengan tangan?” Terima penolakan tanpa tekanan, dan meskipun dia setuju, segera berhenti kapan pun dia meminta.
Apa satu hal yang ingin kalian lakukan bersama minggu ini?
02
Membantu pada hari yang berat
1Tanyakan kebutuhan
2Biarkan memilih
3Pastikan sudah saling memahami
SLUEI → SLUAN · Kata-kata penegasan
Ungkapan yang akrab
SLUEI → SLUAN: Akui secara spesifik apa yang sudah dia lalui. Katakan: “Bisa melewati situasi itu hari ini saja sudah menunjukkan betapa kerasnya usahamu. Sebelum membicarakan solusi, aku ingin bilang bahwa aku ada di pihakmu.”
SLUAN → SLUEI · Sentuhan fisik
Ungkapan yang akrab
SLUAN → SLUEI: Tanya dahulu: “Boleh aku memelukmu, atau kamu lebih nyaman jika aku menjaga jarak?” Hormati penolakan, dan bahkan setelah mendapat izin, segera berhenti jika ada isyarat untuk berhenti.
Apa yang dibutuhkan sekarang: didengarkan, menyelesaikan masalah bersama, atau beristirahat sejenak?
03
Memastikan sebelum makin dekat
1Tanya secara spesifik
2Tunggu iya tegas
3Segera berhenti saat diminta
SLUEI → SLUAN · Kata-kata penegasan
Ungkapan yang akrab
SLUEI → SLUAN: Tanya ungkapan kasih sayang apa yang nyaman didengar dan apa yang terasa membebani. Pastikan: “Kamu nyaman kalau aku sering bilang aku suka padamu? Kalau tidak nyaman, beri tahu kapan saja.”
SLUAN → SLUEI · Sentuhan fisik
Ungkapan yang akrab
SLUAN → SLUEI: Jelaskan jenis sentuhan dan bagian tubuh secara spesifik, lalu tanya: “Boleh aku memelukmu sekarang?” Jangan lakukan tanpa persetujuan yang jelas, terima penolakan, dan bahkan setelah dimulai, segera berhenti kapan pun dia meminta.
Kedekatan seperti apa yang terasa nyaman hari ini, dan apa yang tidak kamu inginkan?
04
Berbicara kembali setelah konflik
1Sebutkan fakta
2Akui dampaknya
3Sepakati perbaikan
SLUEI → SLUAN · Kata-kata penegasan
Ungkapan yang akrab
SLUEI → SLUAN: Akui dampaknya sebelum membela diri. Sampaikan fakta dan tindakan berikutnya, seperti: “Aku melewati waktu yang kita sepakati dan membuatmu merasa tidak penting. Maaf; lain kali aku akan mengabari sebelum terlambat.”
SLUAN → SLUEI · Sentuhan fisik
Ungkapan yang akrab
SLUAN → SLUEI: Jangan menganggap dia menginginkan pelukan untuk berdamai. Tanya dahulu: “Boleh aku menggenggam tanganmu sekarang?” Terima penolakan tanpa tekanan, dan bahkan setelah mendapat izin, segera berhenti jika diminta.
Apa yang terjadi, bagaimana dampaknya, dan apa yang akan kalian lakukan secara berbeda lain kali?
05
Rencana ke depan
1Bagikan harapan
2Bagi peran
3Tinjau kesepakatan
SLUEI → SLUAN · Kata-kata penegasan
Ungkapan yang akrab
SLUEI → SLUAN: Pilih masing-masing satu kalimat yang ingin lebih sering didengar. Katakan, misalnya: “Aku merasa lebih bersemangat saat kamu melihat usahaku.” Setelah sebulan, tanyakan lagi apakah itu benar-benar membantu.
SLUAN → SLUEI · Sentuhan fisik
Ungkapan yang akrab
SLUAN → SLUEI: Tanya ungkapan kasih sayang apa yang akan terasa nyaman dan sentuhan apa yang ingin dihindari. Sepakati untuk meminta persetujuan setiap kali, menghormati penolakan, dan meskipun sebelumnya sudah setuju, segera berhenti kapan pun diminta.
Apa yang kalian inginkan, siapa mengambil peran apa, dan kapan kalian mengecek apakah kesepakatan masih bekerja?
Bahasa cinta
Percakapan untuk menyelaraskan kehidupan kalian
Tipe kepribadian bisa membuka percakapan; kalian berdualah yang menentukan keseharian kalian. Buka satu topik dan bandingkan jawaban kalian yang sebenarnya.
01Uang dan hadiah
Saling bertanya
Kapan biaya kencan sebaiknya dibagi rata, dan kapan masing-masing membayar pesanannya sendiri?
Periksa tekanan dan batas masing-masing
Berapa pengeluaran atau harga hadiah yang terasa membebani, dan apakah hadiah perlu dibalas?
Coba satu kesepakatan
Sebelum kencan berikutnya, sepakati anggaran yang nyaman dan cara membayarnya.
02Teman dan waktu sendiri
Saling bertanya
Dalam seminggu biasa, berapa banyak waktu bersama teman, berdua, dan sendiri yang terasa nyaman?
Periksa tekanan dan batas masing-masing
Bisakah salah satu dari kalian menolak acara bersama teman atau publikasi foto kalian berdua tanpa tekanan?
Coba satu kesepakatan
Sisihkan satu waktu pribadi untuk masing-masing dan sepakati cara memberi tahu jika jadwal berbenturan.
03Tugas sehari-hari dan perhatian
Saling bertanya
Tugas rutin mana yang ingin diambil masing-masing, dan mana yang terasa berat?
Periksa tekanan dan batas masing-masing
Tanda apa yang menunjukkan bahwa pembagiannya sudah tidak adil atau melelahkan?
Coba satu kesepakatan
Pilih satu tugas untuk dibagi minggu ini, lalu tinjau bebannya bersama minggu depan.
04Laju rencana masa depan
Saling bertanya
Langkah berikutnya mana, bepergian, tinggal bersama, atau rencana jangka panjang, yang ingin kalian bicarakan sekarang?
Periksa tekanan dan batas masing-masing
Keputusan mana yang belum siap kalian ambil atau tidak ingin kalian ambil?
Coba satu kesepakatan
Tanpa terburu-buru mengambil keputusan, tentukan kapan akan membicarakannya lagi dan apa yang akan ditanyakan saat itu.
Catatan cinta untuk kedua tipe
01
Cara menunjukkan sayang
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Kamu menunjukkan cinta dengan membagikan hal-hal yang membuatmu bersemangat. Kamu antusias menceritakan apa pun yang sedang menarik perhatianmu kepada pasangan; ketika ia ikut bersemangat, kamu merasa dekat dengannya. Memulai sesuatu yang baru bersama membuatmu merasakan kasih sayang, dan kamu sering lebih menikmati menyusun rencana daripada menjalankannya.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Saat mencintai seseorang, kamu menunjukkan perasaan dengan jelas dan kuat. Begitu tertarik, kamu tidak menyembunyikannya dan cepat terlibat jauh dalam kehidupannya. Hubungan yang kurang bergairah tidak menarik minatmu. Hatimu terbuka pada orang yang mau mengupayakan sesuatu dengan sepenuh hati dan melewati naik turunnya emosi bersamamu.
02
Yang dibutuhkan
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Alih-alih orang yang menyamakan kecepatan denganmu, kamu lebih butuh orang yang ada di sampingmu agar arahmu tidak lepas ketika kamu tercerai-berai. Kamu butuh pasangan yang mendengarkan ide-idemu tanpa menghakimi, tapi tidak melepas hubungan ini saat kamu kehabisan daya. Dan kamu butuh orang yang tidak membaca perubahan minatmu sebagai cacat karakter.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Kamu butuh pasangan yang menghormati energi dan arahmu. Pasangan yang memandangmu sebagai “orang yang harus diperbaiki”, atau mengharapkanmu jadi lebih jinak atau lebih pengertian, akan cepat menguras hubungan itu. Yang bertahan lama adalah hubungan dengan orang yang tidak takut pada intensitasmu dan malah menganggapnya menarik, seseorang yang mandiri dan punya jati diri yang kuat.
03
Ritme saat makin dekat
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Kamu tenggelam sangat dalam di awal. Kamu menjelajahi pasanganmu seperti dunia baru dan mencurahkan seluruh energimu. Setelah penjelajahan itu selesai, intensitas yang sama tidak lagi keluar dan datanglah masa ia merasa kamu mendingin. Kalau pola janji besar yang tidak diikuti pelaksanaannya terus berulang, hal itu bisa merembet menjadi masalah kepercayaan.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Awalnya cepat dan panas. Kamu sering berjalan lebih dulu daripada kecepatan yang bisa ia ikuti. Ketika hubungan menjadi tenang, kamu membaca ketenangan itu sebagai mendingin dan kadang kamulah yang lebih dulu menjaga jarak. Dalam konflik kamu tidak mundur dan menghadapinya dari depan, sehingga kadang ia terkejut pada intensitas itu dan merasa hubungan ini berat seluruhnya.
04
Yang perlu dijaga dalam hubungan
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Dalam hubungan, penting untuk memberi tahu pasangan kapan kamu bersemangat dan kapan kamu merasa lelah. Mengatakan dengan jujur, ‘akhir-akhir ini aku capek,’ membantu menjaga hubungan.
Cobalah juga membangun beberapa kebiasaan tetap bersama, seperti waktu rutin untuk berbicara atau kegiatan yang kalian jalani bersama. Pengulangan kecil seperti ini bisa memberi rasa aman, bukan kebosanan. Mengalami bahwa kreativitas dan kestabilan bisa hadir bersamaan adalah bagian dari pertumbuhanmu dalam hubungan.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Pasanganmu perlu tahu bahwa sikapmu yang intens bukanlah serangan, melainkan perhatian. Nada bicaramu yang tegas menunjukkan bahwa hubungan ini penting bagimu.
Meski begitu, ada hal yang perlu kamu latih: cobalah mengatakan hal yang sama dengan suara lebih pelan dan lihat bahwa maksudmu tetap tersampaikan saat kamu berbicara dengan lebih lembut.
05
Hal yang membuatnya menutup diri
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Reaksi muncul saat kamu hanya dituntut menjalani rutinitas yang berulang, dan saat idemu dipangkas dengan alasan tidak realistis. Terutama kalimat “mulai lagi deh” membuatmu menutup minat itu sendiri.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Pertahananmu naik saat kamu merasa dikendalikan, dan saat penilaianmu diperlakukan dengan ringan. Terutama kalimat “tenang dulu dong” bukannya meredakan perasaan, malah membuatmu menimbang ulang seluruh hubungan itu.
06
Tanda saat mulai menjauh
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Kamu tidak marah; perhatianmulah yang berpindah ke tempat lain. Bicaramu berkurang, kamu tenggelam dalam topik baru, dan energi yang tadinya untuk hubungan diam-diam bocor ke tempat lain. Pasanganmu merasa tidak ada konflik, padahal sebenarnya kamu sudah menjauh.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Semuanya langsung terlihat saat itu juga. Yang berubah lebih dulu adalah raut dan nada bicara, dan kalau perlu, saat itu juga kamu melontarkan pertanyaan apakah hubungan ini mau dilanjutkan. Saat menengok kembali kemudian, kamu sadar bahwa yang ingin kamu katakan pada momen itu jauh lebih sederhana.
07
Apa yang memulihkannya
SLUEIOrang yang Idenya Selalu Mengalir
Kamu kembali ketika kalian memulai lagi sesuatu yang menarik bersama. Rencana baru yang ringan menghidupkan hubungan lebih baik daripada percakapan yang berat. Setelah semuanya tertata, kamu justru menjelaskan dengan tepat kenapa waktu itu kamu menjauh.
SLUANOrang yang Berpendirian Teguh
Kamu pulih ketika ia tidak mundur dan tetap ada di situ. Sikap “meski begitu aku di sini” bekerja jauh lebih besar daripada permintaan maaf. Setelah pulih, biasanya kamulah yang lebih dulu melempar candaan untuk mengembalikan suasana.