

Saat RCOAI yang tenang bertemu SLOEN sang pusat ruangan, yang satu adalah pengamat dan yang lain adalah aktor di atas panggung. Yang paling menarik saat keduanya bersama adalah RCOAI menyaksikan energi SLOEN tanpa menyerapnya.
SLOEN suka menerangi ruangan dengan energinya, dan RCOAI diam-diam menyaksikan cahaya itu. Bagi SLOEN, orang seperti RCOAI yang tidak membanjirinya dengan energi itu langka. Justru saat RCOAI ada di sampingnya, SLOEN bisa menjadi dirinya yang paling utuh. RCOAI pun belajar dari gairah SLOEN, dan kadang terpikat oleh energi itu. Saat bersama, jangkauan aktivitas kalian berdua meluas, dan kedalamannya pun bertambah.
SLOEN membutuhkan perhatian seseorang, jadi saat RCOAI mulai membutuhkan ruangnya sendiri, itulah yang paling berat. RCOAI menganggapnya sekadar waktu untuk sendiri, tapi SLOEN merasa "apa aku ditinggalkan? apa ada yang salah?". Apalagi saat sisi tersembunyi RCOAI muncul dan ia masuk lebih dalam ke dunianya, SLOEN makin kesepian. Bagi SLOEN, energinya tidak terserap adalah hal yang paling menakutkan.
Momen terbaik adalah saat RCOAI menerima energi SLOEN sepenuhnya. Saat SLOEN bercerita tentang dirinya, RCOAI cukup mendengarkan dengan tenang saja sudah membuat SLOEN paling bahagia. Sebaliknya, kalau RCOAI bisa tidak kehilangan kedalamannya di tengah kekacauan SLOEN, kalian berdua bisa menemukan tempat yang paling nyaman.
“Agar keduanya berjalan baik, SLOEN perlu belajar bahwa keheningan RCOAI bukan penolakan. RCOAI pun sesekali butuh keberanian untuk naik ke panggung SLOEN dan menemaninya. Dengan begitu, kalian akan menjadi hubungan yang saling menyempurnakan. Sebab ketenangan RCOAI menopang energi SLOEN, dan gairah SLOEN menerangi dunia RCOAI.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →