

Seorang arsitek imperium yang tenang bertemu seorang pemberontak yang sedang terjun bebas. RCOAN ingin membangun sesuatu, RLUEN ingin menghancurkan apa yang sudah dibangun. Keduanya pendiam, tapi nuansanya benar-benar berbeda.
Di awal, keduanya nyaman dengan keheningan jadi tidak buruk. RCOAN merasa ketidakterdugaan RLUEN itu menarik. RLUEN juga senang karena RCOAN tidak berusaha mengendalikannya. Tapi seiring waktu, rencana RCOAN dan pemberontakan RLUEN sering berbenturan.
Sisi tersembunyi RCOAN makin lama makin menginginkan hal yang lebih besar dan menganggapnya wajar. Sisi tersembunyi RLUEN merasa tercekik oleh bentuk harapan atau janji apa pun. Saat RCOAN berkata "Ayo kita buat ini bersama", RLUEN menerimanya sebagai "Kamu ingin memilikiku". RCOAN gemas karena merasa RLUEN menolak niat baiknya, dan RLUEN merasa harapan RCOAN itu sendiri adalah kekerasan.
RLUEN yang sebulan ini tidak membalas chat tiba-tiba mengirim pesan "Lagi apa?" pukul satu dini hari. RCOAN ragu sebentar lalu membalas, dan keesokan harinya mereka bertemu di kafe. RLUEN tidak banyak cerita ia ke mana dan ngapain selama ini, dan RCOAN pun tidak bertanya. Setelah bersama sekitar dua jam, RLUEN menghilang lagi. RCOAN kembali ke tempat duduk yang sama di kafe yang sama di kompleks yang sama, membaca buku sambil menunggu pesan berikutnya.
“Kalau RLUEN bisa berkata "Aku memang tak bisa menetap, tapi saat pergi pun aku minta maaf", dan RCOAN bisa berkata "Kalau begitu, waktu sependek itu pun berharga", kalian bisa menjadi hubungan yang tidak sempurna tapi tulus.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →