

Saat RCOAN yang menumpuk sesuatu dengan napas panjang bertemu SLUEN yang menyala-nyala setiap hari, satu orang menggambar lima tahun ke depan dan satu lagi hanya punya petang hari ini. Karena cara memandang waktunya berbeda, awalnya agak membingungkan.
RCOAN adalah orang yang perlahan menumpuk pekerjaannya sendiri. Ia tak peduli meski hasilnya tak keluar sehari-dua hari. Ia melihat ke satu, dua tahun ke depan. SLUEN menganggap itu ajaib. Ia sendiri hari ini bersemangat menumpahkan segalanya lalu besok melakukan hal lain, jadi ia tak mengerti bagaimana orang ini bisa menjaga tempat yang sama setiap hari. Saat bekerja bersama, RCOAN menyusun gambaran besar dan SLUEN menciptakan suasana di dalamnya. Bagi RCOAN, ledakan sesaat SLUEN terasa seperti mewarnai jalannya sendiri.
RCOAN juga membangun hubungan secara perlahan. Ia menjalin hubungan dengan asumsi setahun lagi pun masih akan bersama. SLUEN merasa itu agak membebani. Bukan benci berjanji, tapi setahun ke depan tak tergambar baginya. Saat RCOAN berkata "Bulan depan ayo jalan-jalan", SLUEN berkata "Urusan bulan depan lihat bulan depan saja". Bagi RCOAN itu samar, dan bagi SLUEN, RCOAN seakan terus mengikat kebebasannya.
Momen baik adalah saat SLUEN spontan mengajak melakukan sesuatu dan RCOAN sejenak mengosongkan jadwalnya lalu ikut. Karena itu hal yang biasanya tak RCOAN lakukan, bagi SLUEN hal itu terlihat benar-benar besar. Petang yang kalian habiskan bersama itu seperti masuknya keisengan SLUEN ke dalam satu sudut rutinitas RCOAN.
“RCOAN tak perlu selalu berjanji jangka panjang. Yang penting bagi SLUEN adalah RCOAN mengerti bahwa momen sesaat bukannya tak bermakna. Meski cara memandang waktu berbeda, yang utama adalah fakta bahwa hari ini kalian bersama.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →