

Kalian berdua adalah orang yang berusaha menghubungkan dunia yang sama. Hanya saja RCOEI dengan tenang, SCOEI dengan cerah membuat koneksi itu.
Saat bekerja, keduanya berusaha mengumpulkan dan menghubungkan ide. Saat wawasan mendalam RCOEI bertemu pengembangan cepat SCOEI, apa pun terlihat mungkin. Keduanya stabil secara emosi, jadi saat menuju tujuan yang sama, kalian menjadi tim yang sangat kuat. Hanya saja, saat RCOEI ingin waktu berpikir sendiri, SCOEI ingin langsung berbagi. RCOEI merasa kecepatan SCOEI mengganggu kedalamannya.
Keduanya mengejar koneksi, tapi sisi tersembunyi RCOEI diam-diam mengumpulkan semua kemungkinan, sementara sisi tersembunyi SCOEI ingin mengabarkan koneksi itu ke orang-orang. Saat RCOEI menata pikirannya, SCOEI terus bertanya "Lagi mikirin apa?". RCOEI merasa SCOEI tidak menghormati prosesnya. SCOEI cemas karena RCOEI tidak berbagi dengannya.
Saat pergi ke museum seni kota bersama, meski RCOEI berdiri diam sepuluh menit di depan satu karya, SCOEI tidak langsung pindah ke ruang sebelah melainkan membaca tulisan kuratorial perlahan di tempat yang sama. Setelah keluar dan duduk di kafe, SCOEI bertanya "Karya itu tadi gimana?", dan saat RCOEI menguraikan satu-dua kalimat perlahan, SCOEI menanggapi "Oh jadi itu yang membuatnya terlihat begitu". Ritme belajar sesuatu bersama lalu membaginya itulah yang membuat kalian berdua paling dekat.
“Kalau RCOEI meluangkan waktu untuk berbagi dengan SCOEI meski pikirannya belum tertata, dan SCOEI memahami keheningan RCOEI, kalian bisa membuat ide satu sama lain makin kaya. Karena menghubungkan bersama lebih kuat daripada berpikir sendirian.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →