

Keduanya menggunakan ketenangan yang sama untuk tujuan yang berbeda. RCOEI mengamati untuk mengetahui segalanya, SCOEN mengamati untuk menggerakkan segalanya.
Saat bekerja, RCOEI mengumpulkan berbagai informasi, dan SCOEN mengubahnya menjadi strategi. Karena keduanya stabil secara emosi, kerja tim pada dasarnya berjalan mulus. Hanya saja, ketika RCOEI membiarkan pilihan tetap terbuka dengan berkata "Ada cara begini, ada juga cara begitu," SCOEN bersikap tegas, "Bukankah kita harus memilih jalan terbaik?" Pikiran terbuka RCOEI tampak seperti keraguan di mata SCOEN.
Sisi tersembunyi RCOEI ingin memahami semua sudut pandang, sementara sisi tersembunyi SCOEN ingin menguasai satu arah dengan jelas. Saat RCOEI berkata "Ini bisa benar, itu juga bisa benar," SCOEN memotong, "Pada akhirnya kita harus memilih satu." RCOEI merasa SCOEN membatasi sudut pandangnya. SCOEN menilai RCOEI tidak punya ketegasan.
Kalau mengerjakan proyek sampingan bersama, di kafe pada Minggu pagi RCOEI merapikan bahan yang dikumpulkannya sepekan ke Notion lalu menunjukkannya. SCOEN membacanya cepat dan memutuskan, "Dari tiga jalur ini, ambil yang kedua, selesaikan sampai minggu depan." RCOEI kadang merasa keputusan itu terlalu cepat, tapi karena harus ada keputusan dulu agar bisa melanjutkan riset, ia mengikuti. Satu jam makan siang bersama setelah rapat itulah waktu mereka paling klop.
“Kalau SCOEN sekali saja mempertimbangkan dengan serius berbagai sudut pandang RCOEI, dan RCOEI menghormati ketegasan SCOEN, keduanya bisa membuat penilaian satu sama lain jadi lebih kokoh. Sebab eksplorasi dan pilihan, keduanya sama-sama dibutuhkan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →