

Keduanya adalah orang yang belajar sambil menyusuri jalan. RCOEI membagi jalan itu dengan kedalaman, SCUAI dengan kehangatan.
Saat bekerja, RCOEI berpikir dari berbagai sudut, dan SCUAI dengan hangat menyemangati bahwa semuanya baik-baik saja. Karena keduanya stabil secara emosi, kebersamaan mereka terasa tenang. Hanya saja, ketika RCOEI terus melihat kemungkinan baru, SCUAI berkata, "Yang sekarang juga sudah bagus, kan." RCOEI merasa kepuasan SCUAI menghambat dorongannya untuk terus menjelajah.
Sisi tersembunyi RCOEI terus ingin mencari sudut pandang baru, sementara sisi tersembunyi SCUAI percaya bahwa saat ini sudah cukup. Saat RCOEI berkata "Tapi bukankah bisa dilihat dari sisi ini juga?", SCUAI menjawab, "Lho? Yang segini juga bagus kok." RCOEI merasa SCUAI tidak mau tumbuh bersamanya.
Saat bepergian, ketika SCUAI nyaman di mana pun dan RCOEI belajar sesuatu di dalamnya, keduanya paling klop. Sebab keduanya tidak terburu-buru menyusuri jalan.
“Kalau RCOEI belajar menghargai SCUAI yang menyayangi saat ini, dan SCUAI menyemangati rasa ingin tahu RCOEI, keduanya bisa tumbuh bersama sekaligus saling membuat nyaman. Sebab petualangan maupun istirahat, keduanya sama-sama berharga.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →