

Keduanya adalah orang yang menari dengan gagasan. RCOEI menarikannya dengan hati-hati, SCUEI dengan penuh gairah.
Saat bekerja, keduanya menjelajahi dan menghubungkan gagasan baru. Ketika kedalaman RCOEI bertemu gairah SCUEI, lahir sesuatu yang baru. Karena keduanya stabil secara emosi, kerja tim pada dasarnya bagus. Hanya saja, ketika RCOEI melihat satu per satu dengan hati-hati, SCUEI ingin melihat semuanya sekaligus. RCOEI merasa kecepatan SCUEI menghambat kedalamannya.
Sisi tersembunyi RCOEI menata gagasan perlahan-lahan, sementara sisi tersembunyi SCUEI ingin segera melemparkan gagasan itu ke dunia. Saat RCOEI berkata "Bukankah ini perlu dilihat lagi?", SCUEI berkata, "Sudah cukup bagus kok, kenapa nggak jalan aja?" RCOEI merasa SCUEI mengabaikan kehati-hatiannya. SCUEI menyayangkan RCOEI yang melewatkan peluang.
Kalau menjadwalkan rapat proyek sampingan bersama, RCOEI menampilkan bahan yang sudah dirapikan di Notion ke layar, dan SCUEI sambil melihatnya langsung mencabangkannya ke lima arah di tempat. Sambil berkata, "Ini boleh juga diunggah ke Instagram," "Bagian ini nanti aku tanyakan ke teman." RCOEI menambahkan catatan, lalu sebelum rapat berikutnya menggarap cabang-cabang itu kembali dengan mendalam. Dua jam di kafe itulah momen keduanya paling menjadi diri sendiri.
“Kalau RCOEI mengikuti tempo cepat SCUEI, dan SCUEI menghormati kedalaman RCOEI, keduanya bisa memadukan kehati-hatian dan gairah sekaligus. Sebab eksekusi yang dipikirkan matang itulah yang paling kuat.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →