

Keduanya menginginkan kebebasan yang sama, tapi alasannya berbeda. RCOEN demi ketenangan, SCUEN demi pengembaraan.
Saat bekerja, RCOEN bekerja di dalam keheningan, dan SCUEN bergerak bebas di dalamnya. Karena keduanya stabil secara emosi dan tidak melanggar wilayah satu sama lain, meski bersama mereka tetap bebas masing-masing. Hanya saja, ketika RCOEN terus berada di tempat yang sama, SCUEN bertanya, "Bukankah sekarang waktunya pindah ke tempat lain?"
Sisi tersembunyi RCOEN ingin menetap di satu tempat dan menciptakan kedalaman, sementara sisi tersembunyi SCUEN menginginkan kebebasan untuk pergi ke mana saja. Saat RCOEN berkata "Bukankah kita perlu tinggal di sini lebih lama?", SCUEN bertanya, "Tapi bagaimana dengan tempat sana?" RCOEN cemas karena SCUEN terus pergi, dan SCUEN merasa RCOEN berusaha mengurungnya.
Waktu paling nyaman adalah momen ketika keduanya, setelah berada di kota berbeda, bertemu sebulan sekali lalu menumpahkan obrolan dua jam di satu sudut kafe. RCOEN merapikan dan menceritakan apa yang dilihatnya dengan mendalam di satu tempat selama sebulan itu, dan SCUEN melepaskan adegan-adegan yang dikumpulkannya sambil mengembara ke lima tempat. Meski berpisah tanpa membuat janji berikutnya, mereka tidak kesal. Bagi keduanya, jarak bukanlah kekurangan, melainkan bahan untuk pertemuan berikutnya.
“Kalau RCOEN menerima kepergian SCUEN, dan SCUEN sesekali kembali ke tempat yang dijaga RCOEN, keduanya bisa mengalami pertemuan kembali yang tak ada habisnya di dalam jarak. Sebab perpisahan dan perjumpaan kembali pun adalah kedekatan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →