

Ketika RCUAI si empatik yang hangat bertemu RCUEI yang menggali pelan-pelan, awalnya terasa mirip. Sebab keduanya tak terburu-buru. Tapi lama-lama terasa, oh, ternyata seberapa dalam mereka menggali itu berbeda.
RCUAI mementingkan kehangatan dalam hubungan dengan orang. RCUEI ingin tenggelam di dalam benda atau ide. Saat mengobrol, RCUAI berusaha memberi empati, sementara RCUEI berusaha melampiaskan rasa ingin tahunya. Karena temponya mirip, tak terjadi benturan, tapi arah minat mereka terus-menerus berselisih.
Saat RCUAI ingin menjaga seseorang, RCUEI merasa itu sebagai gangguan. Saat satu pihak masuk dalam sendirian lewat rasa ingin tahu yang lambat, pihak lain tak bisa ikut ke sana. Mereka di tempo yang sama tapi sedang menempuh jalan yang berbeda.
Momen mereka paling cocok adalah saat RCUAI menghormati penjelajahan RCUEI. Saat berada di sebelah dengan hati "oke, kamu lanjut menggali. Aku menunggu di sini", mereka paling tenang.
“Mungkin keduanya adalah hubungan seperti garis paralel. Sama-sama lambat tapi mengarah ke tempat berbeda. Meski begitu, di dalam paralel itu mereka bisa belajar menghormati tempo masing-masing.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →