

RCUAI adalah orang yang menjalani masa kini dengan hangat, sedangkan RLOEI adalah orang yang merangkai banyak kisah di dalam kepalanya. Saat bertemu, mereka tertawa, "kenapa kamu selalu cuma bermimpi?" "kenapa kamu realistis sekali?".
Keduanya tenang dan tak terburu-buru. RCUAI memandang imajinasi RLOEI dengan mata penuh kagum. RLOEI ingin bersandar pada kehangatan RCUAI yang tak goyah. Dalam hubungan kerja, daya eksekusi RCUAI dan ide RLOEI cocok sehingga hasilnya bagus. Ritme mereka pun longgar.
Sisi tersembunyi RLOEI tenggelam di dalam imajinasi dan mengabaikan detail kenyataan. RCUAI suka imajinasi itu, tapi penasaran bagaimana cara melakukannya sungguhan. Saat RCUAI bertanya "jadi konkretnya kamu mau ngapain?", RLOEI merasa "bukankah di kepala saja sudah cukup?". Saat harus menghentikan imajinasi dan turun ke kenyataan, RLOEI jadi cemas.
Saat bersama memang menyenangkan, tapi begitu RLOEI tenggelam dalam pikiran yang dalam, RCUAI kesulitan ikut masuk ke dunia itu. Kalau di kafe RLOEI bertanya "eh, kira-kira di pojok sana lagi terjadi apa ya?", RCUAI cuma tertawa ringan dan melewatinya.
“Kalau RCUAI bisa ikut serta mewujudkan imajinasi RLOEI menjadi nyata, dan RLOEI bisa memercayai kenyataan RCUAI, mereka akan menjadi jembatan antara imajinasi dan kenyataan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →