

Kepala SLUEI selalu meledak-ledak, dan RCUAI adalah orang yang dengan tenang memeluk ledakan itu. Awalnya "oh! akhirnya aku menemukan orang yang menampung ide-ideku", tapi RCUAI tak bisa mengikuti semua ide itu.
SLUEI memproduksi ide baru setiap menit setiap detik, dan RCUAI menangkap lalu merapikan ide-ide itu. Ketenangan RCUAI membuat kreativitas SLUEI tak tercerai-berai ke mana-mana. Saat bersama RCUAI, SLUEI merasakan harapan "pikiranku bisa menjadi nyata". RCUAI merasa bahwa menemukan ide yang benar-benar bagus di dalam ledakan SLUEI adalah perannya. Saat bersama, inovasi sejati terjadi. Tapi RCUAI tak bisa menanggung semua ledakan itu.
Ide SLUEI bertambah setiap hari, dan yang bisa dipilih RCUAI terbatas. SLUEI merasa sesak "kenapa nggak melakukan semuanya?", dan RCUAI berpikir "aku tahu semuanya bagus, tapi kita ini manusia". 'Terlalu banyak'-nya SLUEI terus memantik 'batas' RCUAI.
Momen paling hangat adalah saat SLUEI menjelaskan ide baru kepada RCUAI, dan RCUAI memahami inti dari ide itu dengan tepat. Saat itu SLUEI merasa "orang ini benar-benar mengenalku". Tapi ledakan berikutnya sudah disiapkan.
“Supaya keduanya bisa lama bersama, mereka perlu mengubah sudut pandang dari 'kuantitas' ide ke 'kualitas'. SLUEI pun perlu menerima bahwa tak semua pikirannya bisa terwujud, dan RCUAI pun perlu tahu bahwa pilihannya itu bukan "penolakan" melainkan "fokus". Saat itu, tim mereka bisa menciptakan sesuatu yang benar-benar bermakna dari kemungkinan yang tak terbatas.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →