

Kalau RCU ada di belakang, SC mengira dirinyalah yang memimpin semua orang. Padahal sesungguhnya RCU-lah penopangnya.
Sebagai diri publik, mereka membagi pekerjaan dengan baik saat sesuatu berjalan bersama.
Saat tampil sebagai diri publik, mereka merasa cocok, tapi ketika sisi tersembunyi muncul, semuanya berubah.
Saat SCOEI pulang dari perkumpulan dengan riang dan mengirim lima foto beruntun lewat chat, lalu RCUEI menjawab lama kemudian hanya dengan satu kalimat "Foto kedua itu, di mana?", jarak keduanya menyempit sejengkal.
“Kalau RCU paham bahwa 'SC bukan mendorongku, tapi memimpin', dan SC paham bahwa 'keheningan RCU bukan penolakan, melainkan kepercayaan', keduanya bisa saling melengkapi. Di saat itu, perbedaan mereka bukan lagi kekurangan melainkan ritme, dan justru di dalam ritme itulah lahir koneksi yang paling dalam.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →