

Kalau RCU ada di belakang, SC mengira dirinyalah yang memimpin semua orang. Padahal sesungguhnya RCU-lah penopangnya.
Rasa percaya diri RCU yang tenang menopang aksi besar-besaran SC.
Saat tampil sebagai diri publik, mereka merasa cocok, tapi ketika sisi tersembunyi muncul, semuanya berubah.
Saat duduk berhadapan di kafe yang sama dan SCUEI bercerita panjang lebar tentang kedai yang baru ia temukan, momen ketika RCUEI memilih satu detail saja lalu bertanya "Ceritakan lebih banyak soal bagian itu" adalah keintiman keduanya.
“Kalau SC menghormati ritme RCU, dan RCU memahami kebutuhan SC, perbedaan keduanya berubah jadi kekuatan. Di saat itu, perbedaan mereka bukan lagi kekurangan melainkan ritme, dan justru di dalam ritme itulah lahir koneksi yang paling dalam.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →