

Sang perfeksionis (RLOAN) dan sang pemimpi (RLOEI). Keduanya pendiam, tapi yang satu berusaha mengendalikan, dan yang lain berusaha mengalir.
Di awal keduanya terlihat sama-sama introvert dan orang yang selalu siap. Tapi saat RLOAN bilang "harus disusun rencananya", RLOEI bilang "biarkan mengalir", dan arahnya pun berbeda. RLOAN melihat ketiadaan rencana RLOEI sebagai ketidakpedulian. RLOEI merasa kendali RLOAN itu mencekik.
Saat RLOAN menggambar cetak biru "harus dilakukan begini", begitu melihatnya RLOEI langsung enggan melakukannya. Bergerak sesuai yang sudah ditentukan lebih dulu terasa seperti penjara. Saat memulai sesuatu bersama, standar RLOAN dan emosi RLOEI terus berbenturan.
Saat keduanya paling nyaman adalah ketika datang momen tak terduga. Kalau rencana berantakan, RLOAN pun bisa mengalir seperti RLOEI. Di momen itu, emosi mereka berdua menjadi selaras.
“Kalau RLOAN melepaskan hasrat untuk mengendalikan segalanya, dan RLOEI menerima sedikit struktur, keduanya bisa menemukan keseimbangan antara kestabilan dan kebebasan. Di dalam keindahan yang tak terjadwal.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →