

Keduanya orang yang yakin dirinya benar. Sang perfeksionis (RLOAN) dan sang keras kepala (RLUAN). Keduanya tak pernah mau mundur.
Di awal kekuatan keduanya terasa sebagai daya tarik. Debar saat dua orang yang menempuh jalannya sendiri itu bertemu. Mereka tak saling mengusik, bahkan saling menghormati. Karena keduanya tak berpura-pura lemah, terasa nyaman. Menepati janji, ucapannya berbobot, bisa dipercaya.
Saat standar kesempurnaan RLOAN dan keyakinan RLUAN berbenturan, rekonsiliasi jadi sulit. Seseorang harus mengalah, tapi keduanya benci kalah. RLOAN memandang kekerasan kepala RLUAN sebagai pengabaian. RLUAN memandang standar RLOAN sebagai sesuatu yang menyesakkan.
Saat keduanya paling baik adalah ketika mereka menghormati wilayah masing-masing. Saat RLOAN tak memaksakan kesempurnaannya, dan RLUAN tak memaksakan kekerasan kepalanya. Maka keduanya bisa saling menghormati dalam diam.
“Kalau keduanya sama-sama tak mau mundur, mereka harus menetapkan wilayah yang tak berbenturan sejak awal. Saat kesempurnaan RLOAN dan kekerasan kepala RLUAN menuju arah yang berbeda, keduanya bisa menjadi aliansi yang paling kuat.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →