

Sang pemimpi (RLOEI) dan sang penghuni sel isolasi penuh kekacauan (RLOEN). Keduanya menjaga jarak dari kenyataan, tapi yang satu masuk ke dalam mimpi, dan yang lain berusaha menghancurkan kenyataan.
Keduanya menolak keteraturan, jadi di awal terasa seperti satu ras. RLOEI menunjukkan "dunia ini bisa seindah ini", dan RLOEN mengamini "benar, aturan-aturan itu semua bohong". Saat bersama, muncul perasaan bisa lepas dari kenyataan. Keduanya merasa saling memahami.
Seiring waktu, mimpi RLOEI dan penghancuran RLOEN berbenturan. Saat RLOEI bilang "ayo kita begini saja", RLOEN berusaha menghancurkan "ini juga bohong". Keindahan RLOEI terasa seperti tipuan bagi RLOEN, dan penolakan RLOEN menjadi luka bagi RLOEI.
Saat bersama, momen terbaik adalah ketika malam larut dan kenyataan benar-benar terlupakan. Maka khayalan RLOEI merangkul penghancuran RLOEN, dan kedahsyatan RLOEN bukannya membangunkan mimpi RLOEI, melainkan mewarnainya.
“Saat mimpi RLOEI dan penghancuran RLOEN bertemu, itu bisa menjadi awal dunia baru. Saat RLOEN tahu apa yang berusaha diciptakan RLOEI, dan bukannya menghancurkan melainkan ikut menjaga sebagian yang dibuat RLOEI, keduanya memiliki kekuatan untuk mengubah kenyataan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →