

Si pemimpi yang tak bisa berhenti membentangkan khayalannya sendirian, sementara si penghubung yang penuh ide membagikan khayalan itu kepada orang-orang. Arah kreativitas mereka berbeda, tapi keduanya sama-sama kreatif.
RLOEI dan SCOEI sama-sama hidup dari ide dan imajinasi, hanya arahnya saja yang berbeda. Saat kedalaman batin RLOEI bertemu dengan keterhubungan luar SCOEI, ide menjadi paling hidup. SCOEI memperkenalkan khayalan RLOEI ke dunia, dan RLOEI membuat keterhubungan SCOEI menjadi lebih dalam. Saat keduanya bekerja sama, kreativitas terasa personal sekaligus terbuka untuk semua.
RLOEI menghargai proses bertumbuhnya sebuah khayalan, sedangkan SCOEI ingin melepaskan ide dengan cepat. Saat RLOEI berkata "Tapi ini masih...", SCOEI mungkin menjawab "Lempar saja dulu". Ketergesaan SCOEI bisa terasa mengganggu proses kreatif RLOEI. Dan perkembangan RLOEI yang lambat bisa membuat SCOEI tidak sabar.
Saat RLOEI sepakat untuk berbagi dengan SCOEI setelah khayalannya cukup terbentuk, dan SCOEI menghormati momen itu, lahirlah kepercayaan kreatif yang dalam di antara mereka.
“Kalau RLOEI sesekali berani menunjukkan ide yang "belum siap", dan SCOEI menghormati proses kreatif RLOEI, keduanya bisa menciptakan kreativitas yang dalam sekaligus sosial bersama-sama.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →