

Kalau si pemimpi yang tak bisa berhenti hidup dari khayalan, si pengembara berjiwa bebas hidup dari momen. Keduanya sama-sama menolak menetap pada sesuatu.
RLOEI dan SCUEN sama-sama bebas dan ringan dengan caranya masing-masing.
RLOEI mungkin ingin memeluk SCUEN selamanya di dalam khayalan, sedangkan SCUEN bisa berkata "Sekarang bareng, tapi nanti nggak tahu."
Saat SCUEN muncul tak terduga lalu ikut menjalani khayalan sekaligus kenyataan RLOEI, dan RLOEI memberi berkat pada pengembaraan SCUEN, itulah waktu paling cukup yang bisa mereka jalani bersama.
“Kalau RLOEI menerima kepergian SCUEN sebagai kelanjutan dari khayalan, dan SCUEN hadir di dalam khayalan RLOEI walau sebentar, keduanya bisa menciptakan momen-momen yang paling bebas sekaligus sempurna bersama-sama.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →