

Seorang pesaing yang tenang bertemu seorang empati yang mudah terluka. RCOAN merasa harus membuktikan dirinya, RLUAI memeluk luka orang lain seakan itu lukanya sendiri.
Awalnya kemauan kuat RCOAN memberi rasa aman bagi RLUAI. RLUAI juga mendukung RCOAN dengan sepenuh hati. RCOAN merasa tujuan yang ia tuju bisa tercapai berkat dedikasi RLUAI. Dalam pekerjaan pun, ketegasan RCOAN dan kepekaan RLUAI bisa jadi kombinasi yang bagus.
Sisi tersembunyi RCOAN menganggap wajar kalau orang di sekitarnya berkorban demi tujuannya. Sisi tersembunyi RLUAI merasa pengorbanan itu harus ia tanggung sendiri. Saat RCOAN terus melaju ke depan, RLUAI menghabiskan dirinya hanya untuk mengikuti. RCOAN tidak menyadari kelelahan RLUAI, dan RLUAI tidak mampu mengungkapkan kelelahannya.
Di hari RCOAN sukses menyelesaikan presentasi yang ia siapkan selama sebulan, RLUAI memesan tempat di restoran kecil, memesan segelas anggur, lalu tersenyum tulus sambil berkata "Kerja bagus, sungguh". Saat itu hati RCOAN mencair. Tapi sepulang ke rumah, RLUAI teringat semua jadwal, makanan, dan penampilan RCOAN yang selama ini ia urus, lalu ambruk di sofa. Suasana perayaannya hangat, tapi kelelahan yang tersisa di baliknya dipikul RLUAI sendirian.
“Kalau RCOAN bisa berkata "Kamu juga harus jadi kuat sepertiku", dan RLUAI bisa memilah "Aku memang lemah, tapi ini adalah pilihanku demi kamu", kalian bisa menjadi orang yang menghormati kekuatan dan kelemahan satu sama lain.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →