

Keduanya mengarahkan kepekaannya ke arah yang berbeda. RLUAI meruntuhkan dirinya demi lawannya, sementara RLUEN tak membutuhkan siapa pun.
Dari lima sumbu, 3 sama dan 2 berbeda. Sumbu yang sama adalah tempat kalian langsung saling mengenali; sumbu yang berbeda adalah tempat kalian saling belajar.
Saat RLUAI terus berusaha menghampiri RLUEN, RLUEN menanggapinya dengan ketidakpedulian.
Saat RLUAI ingin memberi sesuatu, RLUEN lebih dulu memalingkan mata.
Saat bertemu, yang paling nyaman bagi mereka adalah ketika RLUEN tak merasa terbebani oleh kedatangan RLUAI.
“Untuk berjalan bersama, RLUAI perlu belajar menakar perasaannya sendiri, dan RLUEN sesekali perlu sanggup menyambut uluran tangan lawan bicaranya. Tidak setiap cinta berbalas, tapi ini proses belajar bahwa hal yang tak berbalas bukan berarti salah.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →