

Si orang yang seperti sinar matahari mengalir SCUAI dan si penyimpan rasa yang pendiam RLUAI bagai angin dan pohon. Tak tahu menuju ke mana, tapi bergoyang bersama.
SCUAI hangat di mana saja tapi tak menetap di mana pun, sementara RLUAI memandang tiap-tiap orang dengan dalam. Saat SCUAI lewat dengan ringan, RLUAI memeluk momen itu. SCUAI bertemu beragam orang, dan RLUAI membaca makna dari pertemuan-pertemuan itu. Saat bersama, SCUAI menyadari bobotnya sendiri, dan RLUAI tahu bahwa kedalamannya tak harus berarti kesepian.
Sisi tersembunyi SCUAI hidup dalam mode yang mengalir menuju hal berikutnya. Sisi tersembunyi RLUAI hidup dalam mode yang diam-diam menumpuk di satu tempat. Saat SCUAI mengajak "Yuk pergi ke tempat lain lagi", RLUAI merasa pertemuan sebelumnya belum sepenuhnya selesai. Bagi SCUAI, kebisuan RLUAI tampak seperti hendak mengurung, dan bagi RLUAI, keringanan SCUAI tampak tak bertanggung jawab.
Saat berjalan-jalan, SCUAI bercerita banyak hal sambil melangkah, dan RLUAI mengingat kata yang paling penting di antaranya. Butuh waktu lama, tapi saat keduanya berjalan bersama, ada sesuatu yang terasa makin dalam.
“Kalau SCUAI belajar bahwa ia bisa menetap di suatu tempat, dan RLUAI tahu bahwa ia pun bisa mengalir, keduanya menjadi sahabat yang bergoyang bersama.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →