

SCOAI adalah tuan rumah yang memberi kehangatan yang stabil. SCUEI percaya segalanya saling terhubung dan terus mengubah arah. Keduanya tenang, tapi sumbu waktunya mengalir berbeda.
SCOAI menyukai irama yang ajek, sedangkan SCUEI terhisap pada kemungkinan tautan baru. Ruang stabil yang diciptakan SCOAI menjadi markas bagi penjelajahan SCUEI. SCOAI menghormati rasa ingin tahu SCUEI, dan SCUEI mensyukuri kepercayaan SCOAI. Tapi rasa syukur itu tak konsisten, sehingga SCOAI terus dibuat bingung.
Pengabdian SCOAI hanyalah musik latar bagi SCUEI. SCUEI terus melihat ke tempat lain, jadi usaha SCOAI tak terlihat. SCOAI terus dilanda kecemasan, "Apakah aku juga penting?" SCUEI berpikir ia tak membuang SCOAI, hanya saja perhatiannya tersebar ke sana-sini.
Hal baik saat bersama adalah ketika SCUEI mendapat sudut pandang baru lewat SCOAI, dan SCOAI mau mendengarkan ucapan SCUEI. Tapi momen seperti itu jarang datang. Sebab SCUEI terus bergerak.
“Jika SCOAI bisa menerima ketidakstabilan SCUEI, dan SCUEI sesekali bisa kembali ke markas untuk menyampaikan terima kasih, keduanya bisa mencapai keseimbangan antara kestabilan dan penjelajahan. Kalau tidak, SCOAI hanya akan terus menunggu.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →