

SCOAN memimpin semua orang dengan visi yang jelas dan mengharapkan kesetiaan. SCUEN menolak struktur apa pun dan selalu siap pergi kapan saja. Yang diinginkan SCOAN adalah tim, dan yang diinginkan SCUEN adalah kebebasan.
SCOAN bisa merekrut SCUEN untuk memulai sesuatu bersama. SCUEN pun awalnya tertarik pada visi SCOAN. Tapi dalam prosesnya, begitu SCOAN mengirim sinyal "mulai sekarang kita bersama", SCUEN mulai mencari jendela untuk kabur. SCOAN merasa SCUEN mengkhianati perusahaan, dan SCUEN merasa SCOAN berusaha mengurungnya.
"Kita" bagi SCOAN adalah dinding penjara bagi SCUEN. SCOAN terluka, "aku sepercaya ini padamu kok kamu malah pergi?", dan SCUEN melihatnya sebagai "kamu terlalu banyak berharap padaku". Mereka berdua sejak awal memang orang dari dunia yang berbeda.
Nyaris tak ada momen yang bagus saat bersama. Semakin SCOAN mendekat dengan terorganisir dan gigih, semakin SCUEN ingin lepas. Semangat SCOAN bagi SCUEN terasa seperti belenggu.
“Agar mereka bisa bersama, SCOAN harus menerima kepergian SCUEN. Jangan berharap komitmen penuh di akhir. Kalau mengakui sifat menghindar SCUEN, baru saat itu kolaborasi jangka pendek mungkin terjadi. Tim permanen mustahil.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →