

Si penjelajah penghubung segala hal (SCUEI) dan manusia bak kembang api (SLUEN) sama-sama intens tapi caranya berbeda. SCUEI berkobar dengan dalam, SLUEN berkobar dengan tinggi. Saat pertama bertemu, energi yang mereka ciptakan benar-benar indah.
SCUEI terpikat oleh intensitas SLUEN. SLUEN kagum pada kedalaman SCUEI. Saat bersama, setiap momen terlihat bermakna. Tapi SLUEN ingin momen ini abadi, sedangkan SCUEI penasaran dengan apa yang berikutnya. Saat SLUEN bilang "ayo ingat malam ini", SCUEI sudah menjelajahi kemungkinan berikutnya.
Sisi tersembunyi SCUEI jadi lebih bebas. SLUEN paling intens bahkan dalam sisi tersembunyi. Ia berteriak "andai malam ini tak berakhir". Saat SCUEI bertanya "tapi apa ini bisa sampai sejauh ini?", SLUEN terluka.
Malam pertemuan keduanya selalu singkat dan intens. Pukul dua dini hari di kafe, saat SLUEN bilang "dengar lagu ini, gila banget", SCUEI mendengarkan sekali lalu mulai mencari album lain dari penyanyi itu. Saat berpisah SLUEN bilang "besok ketemu lagi ya", tapi SCUEI sudah teringat janji dengan teman lain. Baru beberapa hari kemudian mereka sadar giliran siapa yang harus membalas chat terakhir.
“Hubungan keduanya penuh dengan momen-momen yang paling indah, tapi bisa juga yang paling sulit dipertahankan. Kalau SLUEN mengizinkan penjelajahan SCUEI, dan SCUEI juga berbagi intensitas SLUEN dengan dalam, pertemuan mereka akan menjadi sihir yang sesungguhnya.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →