

Si penjelajah penghubung segala hal (SCUEI) dan si pengejar pencapaian yang dramatis (SLOAN) sama-sama orang yang memimpikan sesuatu yang besar. SCUEI mencari mimpi itu sambil menjelajah, dan SLOAN berusaha membuktikannya sambil mencapainya. Saat pertama bertemu, sepertinya keduanya bisa melakukan sesuatu yang besar bersama.
SCUEI menikmati proses, dan SLOAN menginginkan hasil. Saat SCUEI bilang "lihat ini, semua ini saling terhubung", SLOAN bertanya "iya, lalu apa yang bisa kita dapatkan?". Awalnya tujuan jelas SLOAN terlihat membimbing SCUEI. Tapi lama-lama penjelajahan SCUEI mulai menyimpang dari tujuan SLOAN.
Sisi tersembunyi SCUEI jadi lebih bebas. Penjelajahan ini tak tahu akan ke mana, dan itu menyenangkan. SLOAN pun jadi lebih cemas dalam sisi tersembunyi. Ia terus memastikan "apa kita bisa sampai ke tujuan dengan cara ini?". SCUEI bilang "tujuan pun cuma bagian dari perjalanan", tapi SLOAN tak bisa menerimanya.
Energi SLOAN perlahan melemah. SCUEI masih menemukan hal-hal baru, sedangkan SLOAN bertanya "ini ada hubungannya apa dengan tujuan kita?". Arah keduanya perlahan menjauh.
“Agar keduanya bisa bersama, SLOAN harus mengakui proses penjelajahan SCUEI, dan SCUEI juga harus bersiap bergerak menuju tujuan SLOAN. Kalau kecepatan dan arah keduanya cocok, mereka bisa meraih pencapaian yang paling bermakna.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →