

SLOAN dan SLOEN sama-sama ingin menggerakkan ruangan. Hanya saja SLOAN menggerakkannya dengan kemampuan, SLOEN dengan energi.
SLOAN kagum pada karisma SLOEN. Sebab tanpa rencana pun segalanya mengalir ke arahnya. SLOEN menghormati kemampuan SLOAN. Sebab kalau SLOAN bilang mau melakukan sesuatu, ia benar-benar mewujudkannya. Di awal, kalau keduanya bergerak bersama, kalian tak terkalahkan. Sebab keduanya punya kepemimpinan. Tapi dua orang yang sama-sama pemimpin tak bisa berada dalam satu ruangan.
SLOAN menetapkan tujuan dan berusaha mencapainya. SLOEN merasa energinyalah yang menentukan segalanya. Benturan pun terjadi. SLOAN merasa SLOEN mengabaikan rencananya. SLOEN merasa SLOAN merampas kebebasannya. Jadilah perebutan kuasa.
Momen paling nyaman bagi kalian adalah saat saling mengakui. Saat SLOAN berkata "Kamu benar-benar istimewa", dan SLOEN berkata "Usahamu juga keren". Pengakuan itu mendekatkan kalian berdua.
“Keduanya harus belajar. Bahwa dalam satu ruangan bisa ada dua pemimpin, dan kepemimpinan bisa dipegang bergantian. Kalau SLOAN sesekali melepas kuasa, dan SLOEN sesekali sedikit menahan energinya, kalian berdua bisa jadi pasangan terbaik yang saling meninggikan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →