

SLOAN berusaha membuat dirinya sempurna, dan SLUAI berusaha menerima semua orang. Arah yang sepenuhnya berbeda.
SLOAN tertarik pada kehangatan SLUAI. Sebab ia bisa sejenak lepas dari standarnya yang dingin. SLUAI menyukai SLOAN. Sebab keyakinan SLOAN menstabilkan hatinya yang goyah. Di awal SLOAN melindungi SLUAI, dan SLUAI menghibur SLOAN. Tapi seiring waktu, standar SLOAN mulai menghakimi SLUAI.
SLOAN merasa kelonggaran SLUAI menyebalkan. Ia bertanya "Kenapa tak berusaha mencapai yang lebih tinggi?". SLUAI merasa standar SLOAN menindihnya. Hati SLUAI yang ingin bersama semua orang ditafsirkan SLOAN sebagai "target yang rendah". Hati SLUAI pun terluka.
Momen paling nyaman bagi kalian adalah saat SLOAN melepas kesempurnaan dan menolong seseorang bersama SLUAI. Saat bergerak menuju kebaikan bersama, SLOAN jadi lebih lega, dan SLUAI jadi tenang.
“SLOAN harus belajar. Bahwa kesempurnaan bukan untuk semua orang. Akan lebih baik kalau SLUAI belajar. Bahwa ketegasan SLOAN pun kadang merupakan cara melindungi dirinya.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →