

SLOAN berusaha menjalankan rencana, dan SLUEI terus merevisi rencana. Orang yang berlari menuju penyelesaian dan orang yang terus mengubah arah di tengah jalan.
SLOAN merasa tertarik pada kreativitas SLUEI. SLUEI menunjukkan jalan yang tak terpikirkan SLOAN. SLUEI juga menyukai SLOAN. Sebab daya fokus SLOAN merapikan kekacauannya. Di awal SLOAN berusaha mewujudkan ide SLUEI, dan SLUEI terus mencari cara yang lebih baik. Saat bersama, sesuatu yang benar-benar bagus bisa lahir.
SLOAN berusaha menyelesaikan satu hal. SLUEI terus menemukan hal baru dalam prosesnya. SLOAN merasa SLUEI mengganggu rencananya. SLUEI merasa SLOAN menolak cara yang lebih baik. Kalian berdua gagal tepat di depan garis penyelesaian.
Momen paling nyaman bagi kalian adalah saat SLOAN lebih dulu mendengar ide SLUEI lalu menyusun rencana berdasarkan itu. Saat ia berkata "Berdasarkan idemu, ayo kita lakukan begini", SLUEI merasa dihormati.
“Akan baik kalau SLOAN belajar. Bahwa tak semua rencana sempurna sejak awal. Akan lebih baik kalau SLUEI belajar. Bahwa kadang mendorong sebuah rencana sampai tuntas pun adalah hal yang indah.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →