

SLOEI dan SLUEI sama-sama orang penuh ide. Saat bertemu, kalian langsung melompat-lompat sambil berkata "Wah, kamu juga kepikiran ini?". Tapi karena sulit fokus pada satu hal maupun berhenti, saat bersama rencana terus bertambah dan penyelesaian terus menjauh.
SLOEI ingin membakar ide terbaik di "momen hari ini", dan SLUEI memikirkan "semua variasi dari ide ini". Keduanya spontan dan kreatif, jadi saat bersama hal-hal yang benar-benar seru terjadi. Entah merancang pesta atau proyek, kalau kalian berdua bersama pasti muncul sesuatu yang istimewa. Hanya saja keduanya benci menyelesaikan. SLOEI berkata "Itu kan momen yang sudah berlalu", dan SLUEI berkata "Masih banyak yang bisa dilakukan" sambil terus memperluas. Akibatnya banyak hal yang dimulai jadi tertinggal tanpa penyelesaian.
Kalau SLOEI dan SLUEI bertengkar, jadinya teatrikal. Keduanya sengit, dan keduanya menampakkan emosinya apa adanya. Maka lukanya dalam. SLOEI berpikir "Aku hanya mengekspresikan amarah sesaat", tapi SLUEI mengulang-ulang kata-kata itu di kepalanya "Aku terus memikirkan ucapan itu". Begitu sisi tersembunyi muncul, hubungan kalian berdua jatuh dalam bahaya. Sambil saling menunggu siapa yang lebih dulu mengulurkan tangan, waktu cuma berlalu sia-sia.
Saat kalian tertawa dan mengobrol bersama itulah yang terbaik. Tak terasa waktu berlalu, ide bermunculan bertubi-tubi, dan energi itu melingkupi sekitar. Tapi saat tiba momen "Sebenarnya kita harus melakukan apa?", keduanya jadi ingin menghindar.
“Kalian berdua jadi tim terbaik kalau bisa berjanji "menuntaskan" bersama. Ide bebas saja, tapi mari selesaikan satu per satu. Saat sisi tersembunyi melompat keluar, cukup pahami ucapan lawan sebagai "amarah sesaat", dan jangan terima sebagai "penolakan permanen". Alasan kalian berdua bisa sengit tapi tetap bertahan lama adalah karena keduanya suka hal baru. Maka cukup jalani dengan hati memulai dari awal setiap kali.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →