

SLOEN menguasai ruangan, sedangkan RLUAI bersembunyi di sudut. Keduanya punya perasaan yang besar, tapi yang satu memakainya sebagai kuasa dan yang satu memendamnya sebagai luka.
RLUAI tertarik ke dalam medan magnet SLOEN. SLOEN punya kepribadian yang disukai siapa pun, dan RLUAI mengamatinya sambil berpikir "Orang itu benar-benar menawan." Awalnya ini tidak buruk, tapi kalau SLOEN tak berusaha memahami keheningan RLUAI, hubungan ini berubah dari nyaman jadi kesepian. Soalnya SLOEN menganggap energinya berlaku untuk semua orang.
Sisi tersembunyi SLOEN memperbesar energinya dan mengabaikan segala hal lain, dan sisi tersembunyi RLUAI merasa dirinya jadi kecil di dalam pengabaian itu. Saat SLOEN ingin jadi tokoh utama di ruangan, RLUAI merasa tak ada satu pun yang memandangnya di sana. Karena perasaannya besar, lukanya pun besar.
Momen nyaman bagi RLUAI saat bersama SLOEN adalah ketika SLOEN mengalihkan perhatian ke tempat lain. Ketenangan 'sesaat' itu jadi koma untuk RLUAI. Tapi begitu SLOEN kembali, RLUAI kembali menahan napas.
“Agar keduanya selaras, SLOEN perlu sadar bahwa energinya tak bisa menerangi semua orang, dan RLUAI perlu menerima ketidakpedulian itu bukan sebagai penolakan melainkan sebagai watak yang berbeda. Menghormati batas di antara rasa cinta diri SLOEN dan kepekaan RLUAI adalah cara untuk bertahan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →