

Ide-ide SLUEI meledak keluar, sedangkan RLUAI menyembunyikan pikirannya di dalam ledakan itu. Keduanya punya perasaan yang besar, tapi yang satu menyemburkannya ke luar dan yang satu memadatkannya ke dalam.
Kreativitas SLUEI yang eksplosif membangunkan imajinasi RLUAI yang tertidur. RLUAI mengikuti kecepatan pikiran SLUEI sambil menemukan "Oh, ternyata ada cara seperti ini juga." SLUEI menganggap keheningan RLUAI penuh kedalaman, dan RLUAI memandang keberserakan SLUEI sebagai kebebasan. Di awal mereka adalah hubungan yang saling melengkapi.
Sisi tersembunyi SLUEI tersesat di dalam ide-idenya, dan sisi tersembunyi RLUAI makin tenggelam dalam kekacauan itu. Saat SLUEI mengusulkan "Coba lakukan ini!" RLUAI menjawab "Sekalipun dicoba, tetap tak bisa." SLUEI merasa usulnya ditolak, dan RLUAI merasa kehilangan dirinya di dalam usul itu.
Momen baik bagi keduanya adalah saat RLUAI menemani diam-diam apa yang dikonsep SLUEI. Keheningan RLUAI tidak mengganggu kreativitas SLUEI. Tapi begitu SLUEI menginginkan hasil, RLUAI tak bisa mengikuti kecepatan itu.
“Agar keduanya bisa bersama, SLUEI perlu sadar bahwa tak semua idenya harus dijalankan, dan RLUAI perlu bisa ikut serta setidaknya dalam sebagian kreativitas itu. Karena saat kekacauan dan kelesuan bertemu keduanya bisa sama-sama tenggelam, sedikit jarak adalah syarat untuk bertahan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →