

Kalau tipe yang berpikir sendirian bertemu tipe yang menarik orang dengan energinya, keduanya sama-sama kelelahan.
RLOAI di awal tertarik pada energi SLUAN yang bagai medan magnet, tapi seiring waktu malah terdesak. SLUAN merasa RLOAI berusaha menaklukkannya. Padahal sebenarnya RLOAI hanya ingin mempertahankan caranya sendiri, tapi SLUAN menerimanya seolah itu perlawanan terhadap dirinya. Badai emosi mereka sama, tapi arahnya bertolak belakang.
Saat RLOAI menginginkan waktu sendiri, SLUAN merasa "kamu meninggalkan aku". Saat sisi tersembunyi SLUAN muncul, RLOAI tak punya cara menanggapinya. RLOAI melarikan diri dengan keheningan, dan SLUAN terluka oleh keheningan itu.
Di awal, chat mereka tak putus sampai dini hari. Saat SLUAN menumpahkan segenap kejadian harinya, RLOAI pelan-pelan membalas satu baris yang dalam, lalu SLUAN membalas panjang lagi atas satu baris itu. Setelah sebulan, jeda balasan RLOAI mulai memanjang. SLUAN mengirim pesan "kenapa nggak dibalas?", dan RLOAI menatap layar pesan itu lama-lama lalu menelungkupkan ponselnya. Tadinya seakan mereka menyelam ke kedalaman yang sama, tapi pada suatu titik hanya satu orang yang tinggal sendirian di tempat itu, di dalam kamarnya.
“Hanya kalau SLUAN menyadari intensitas energinya dan RLOAI berusaha untuk tak melarikan diri, keduanya bisa bersama. Keduanya harus mengubah diri.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →