

Keduanya pendiam dan kepalanya penuh hal rumit. RLOAI berpikir dengan dalam bagaikan filsafat, dan RLOAN berpikir setajam pengejaran kesempurnaan.
Karena keduanya tidak banyak bicara, awalnya tampak kaku dan canggung bak urusan kerja. Tapi seiring waktu mereka perlahan jadi akrab sambil merasa "ah, orang ini juga punya kedalaman ya". Keduanya menepati janji, takut berbuat salah, dan tidak maju tanpa persiapan. Karena itu, meski kata-kata sedikit saat bersama, ada rasa stabil. Begitu mulai mengobrol semalaman, mereka tipe yang bisa lanjut sampai pagi.
Karena keduanya keras pada diri sendiri, saat bersama, standar kesempurnaan terus saja meninggi. Saat RLOAI bilang "segini juga sudah cukup kan?", RLOAN bilang "masih kurang", dan kalau itu berlanjut, mereka saling menjadikan satu sama lain perfeksionis. Ada momen di mana kesalahan kecil membesar menjadi kegelisahan yang raksasa.
Momen terbaik adalah saat mereka berdua menjalankan proyek bersama. Tanpa kata, masing-masing menuntaskan bagiannya, dan di akhir ada rasa percaya pada momen saat berkata "kerja bagus". Keduanya lebih mempercayai ketulusan setelah jam 10 malam.
“Kalau bersama-sama mempertanyakan apa itu kesempurnaan, mereka berdua bisa menemukan pemahaman, bukan kritik, dari ketegasan satu sama lain. Sekadar memiliki seseorang untuk berbagi kekurangan saja sudah menjadi hubungan yang menyembuhkan.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →