

Filsuf pukul 3 dini hari (RLOAI) dan pemimpi yang tak bisa berhenti (RLOEI). Keduanya pendiam, tapi yang satu berpikir dengan dalam, yang lain berpikir dengan bebas.
Karena keduanya tahu betul soal kesepian, awalnya mereka merasa satu sama lain bagaikan sesama spesies.
Saat RLOAI bertanya "besok mau gimana?", RLOEI menjawab "nanti pas waktunya juga tahu sendiri".
Momen ternyaman bagi mereka berdua adalah saat tidak memikirkan masa depan.
“Tak perlu membuang rencana ataupun aliran, salah satunya. RLOAI bisa menggambar peta, dan RLOEI bisa menemukan jalan di antaranya. Kalau saling menghormati cara masing-masing, hubungan jadi lebih kaya.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →