

Filsuf (RLOAI) dan pemberontak yang sedang jatuh bebas (RLUEN). Keduanya menjaga jarak dengan masyarakat, tapi yang satu di dalam pikiran, yang lain di dalam pelarian.
Dari lima sumbu, 2 sama dan 3 berbeda. Sumbu yang sama adalah tempat kalian langsung saling mengenali; sumbu yang berbeda adalah tempat kalian saling belajar.
Keduanya sama-sama menolak kerangka yang sudah ada, jadi awalnya mereka merasa bertemu sesama jenis.
Saat RLOAI bilang “ayo di sini sebentar lagi”, RLUEN bilang “di sini itu penjara”.
Waktu kebersamaan mereka jadi lebih baik ketika RLUEN berdiam agak lebih lama.
“Agar hubungan ini terwujud, RLOAI harus belajar cara untuk tidak menahan RLUEN, dan RLUEN harus menemukan alasan untuk kembali. Arahnya benar-benar berbeda, tapi kalau ada saat untuk sesekali bertemu, itu pun bisa jadi sudah cukup.”
Ini untuk eksplorasi diri. Jangan dijadikan dasar untuk menilai fakta.
Ikuti tesnya sekarang supaya kamu juga bisa mengecek kecocokanmu.
Aku juga mau cek kecocokan →