32personas
Kecocokan

Cara membaca dirimu saat cemburu

cemburu menunjuk pada hal yang kamu takut kehilangan

Iri adalah menginginkan apa yang dimiliki orang lain, sedangkan cemburu adalah takut kehilangan apa yang sudah kamu miliki. Tulisan ini membaca apa yang ditunjuk oleh rasa cemburu, lalu merangkum cara mengubahnya menjadi permintaan, alih-alih menyembunyikannya atau membiarkannya bocor lewat jalan samping.

“Kamu” dalam tulisan ini, benar-benar dirimu? Cek diri publik & diri tersembunyimu gratis →

Sahabatmu belakangan sering bercerita tentang teman yang baru ia kenal. Foto mereka berdua pergi ke pameran di akhir pekan diunggah, dan kamu membalas, “Seru banget kayaknya!” Itu bukan bohong, tapi setelah meletakkan ponsel, ada bagian di dadamu yang terasa perih. Karena tidak mau menyebut perih itu cemburu, kamu malah bilang, “Aku lagi agak sibuk,” lalu menunda janji berikutnya.

Cemburu adalah perasaan yang sulit diakui. Rasanya seperti jadi orang yang berpikiran sempit. Padahal makin disembunyikan, perasaan itu makin bocor ke tempat yang tidak terduga. Tulisan ini membahas apa yang ditunjuk oleh rasa cemburu, kenapa bagi sebagian orang cemburu datang lebih besar, dan cara memakai rasa cemburu ke arah yang tidak merusak hubungan.

Iri dan cemburu adalah dua perasaan yang berbeda

Kelihatannya mirip, tapi arah dua perasaan ini berbeda. Iri adalah keinginan untuk juga memiliki apa yang dimiliki orang lain. Ini urusan antara kamu dan orang itu, dua orang saja. Cemburu adalah rasa takut apa yang sudah kamu miliki direbut seseorang. Misalnya kedekatan dengan teman, perhatian pasangan, atau posisimu di dalam tim. Karena itu, dalam cemburu biasanya muncul tiga orang. Itu juga sebabnya cemburu terasa lebih memalukan daripada iri. Di dalam cemburu bercampur keinginan untuk menahan seseorang.

Perbedaan ini penting karena dua perasaan itu menunjuk ke tempat yang berbeda. Iri memberitahumu apa yang kamu inginkan, sedangkan cemburu memberitahumu apa yang kamu hargai dan takut kehilangan. Kalau perasaan mengecil saat melihat kabar baik orang lain terasa lebih dekat denganmu, hal itu dibahas terpisah di Aku selalu membandingkan diri dengan orang lain.

Diri publik memberi selamat, diri tersembunyi merasa perih

Cemburu itu rumit karena biasanya bersembunyi di antara dirimu di depan orang dan dirimu saat sendirian. Diri publikmu berkata, “Wah, ikut senang!” Diri tersembunyimu merasa perih. Dua-duanya tulus. Tapi rasa perih di dalam itu tidak punya tempat untuk diungkapkan karena memalukan, jadi ia keluar lewat jalan samping. Makin pandai diri publikmu memberi selamat, makin mudah kamu sendiri pura-pura tidak tahu soal perih di dalam.

Misalnya dengan sengaja membalas pesan lebih lambat, menunda janji, melontarkan sindiran yang dibungkus candaan, atau melihat media sosial orang itu berkali-kali. Cemburu yang bocor seperti ini terasa seperti jarak tanpa alasan bagi orang lain, dan bagimu sendiri menjadi alasan untuk makin tidak suka pada diri sendiri. Cemburu yang disembunyikan lebih banyak menggerus hubungan daripada cemburu yang diberi nama.

Corak yang merasakan cemburu lebih besar

Corak dengan amplitudo emosi yang lebar. Cemburu datang ke tubuh lebih dulu sebelum ke pikiran. Satu foto saja membuat jantungmu serasa jatuh, dan perasaan itu menyeret seluruh harimu. Kalau kamu corak ini, menunda penilaian saat cemburu muncul saja sudah bisa mengubah besarnya. “Tidur dulu, besok baru dipikirkan” adalah aturan yang cukup bagus untuk corak ini.

Corak dengan keramahan tinggi. Menganggap cemburu sebagai perasaan yang tidak pantas dimiliki “orang baik”, sehingga menyembunyikannya lebih dalam. Sebanyak yang disembunyikan, sebanyak itu pula rasa kecewa menumpuk, dan akhirnya mudah menjauh diam-diam tanpa pernah mengatakan alasannya.

Corak dengan sosialitas rendah. Lebih bersandar pada hubungan yang sedikit tapi dalam daripada hubungan yang luas. Karena itu, saat satu sahabat punya teman baru, rasanya seperti sebagian besar duniamu ikut goyah. Bukan karena kamu tidak suka teman barunya, tapi karena tempat sahabatmu di duniamu memang besar.

Corak dengan sosialitas tinggi. Peka terhadap posisinya di dalam kelompok. Janji yang hanya dirinya tidak diajak, atau grup chat yang tetap ramai tanpa dirinya, terasa sangat perih.

Membaca apa yang ditunjuk oleh rasa cemburu

Di dalam cemburu biasanya bercampur beberapa perasaan. Takut kehilangan, kecewa karena merasa sudah sedikit tersisih, dan keraguan pada diri sendiri, “Apa karena aku kurang?” Tergantung mana yang paling besar di antara ketiganya, yang kamu butuhkan juga berbeda. Kalau rasa takut yang paling besar, kamu butuh obrolan yang memastikan hubungan. Kalau rasa kecewa yang paling besar, kamu butuh waktu bersama. Kalau keraguan yang paling besar, kamu butuh waktu untuk merawat diri.

Pilih satu adegan yang membuatmu cemburu, lalu geser satu kolom demi satu kolom ke kanan. Kamu akan melihat jalan yang mengubah cemburu dari tuduhan menjadi permintaan.

Adegan yang membuatmu cemburuYang kamu takut kehilanganYang sebenarnya kamu butuhkanKalimat yang bisa dicoba
Sahabatmu sering main dengan teman barunyaPosisi sebagai orang terdekatnyaWaktu berdua saja“Belakangan waktu kita ngobrol berdua berkurang, aku agak sedih. Makan bareng minggu ini, yuk?”
Pasanganmu bersemangat bercerita soal rekan kerjanyaSisi dirinya yang hanya kamu yang tahuRasa aman di dalam hubungan“Jujur, aku agak cemburu. Kayaknya belakangan waktu kita berdua agak sedikit.”
Juniormu dipuji atas pekerjaan yang dulu kamu pegangArti keberadaanmu di dalam timPengakuan atas bagianmu“Boleh saya bagikan perkembangan bagian yang saya pegang?”
Ada kumpul-kumpul yang hanya kamu yang tidak diajakPosisimu di dalam kelompok ituRasa ikut menjadi bagian“Seru kayaknya. Lain kali ajak aku juga, ya!”

Cemburu di tempat kerja lebih sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam situasi seperti ini, membuat bagianmu terlihat lebih realistis daripada menjelaskan perasaan. Kalau kamu membagikan perkembangan lebih dulu seperti di baris ketiga tabel, posisimu akan terlihat tanpa perlu memperdebatkan siapa yang berjasa.

Lima cara memakai cemburu untuk hubungan

  1. Beri nama dalam hati. “Oh, aku lagi cemburu.” Tidak perlu diucapkan keras-keras. Cemburu yang sudah diberi nama lebih jarang bocor lewat jalan samping, dan justru lebih cepat reda daripada saat kamu pura-pura tidak tahu.
  2. Tulis dalam satu baris apa yang kamu takut kehilangan. Coba jawab dalam satu baris, “Apa yang sebenarnya aku takut kehilangan sekarang?” Saat menulis, kamu akan melihat bahwa sasaran cemburumu bukan teman baru itu, melainkan kedekatan antara kamu dan sahabatmu. Yang terlihat bukan lawan untuk dihadapi, tapi sesuatu yang ingin kamu jaga.
  3. Ungkapkan sebagai permintaan, bukan tuduhan. “Kamu belakangan main sama dia terus” membuat orang lain jadi defensif. “Minggu ini makan berdua, yuk” memindahkan perasaan yang sama ke arah menjaga hubungan. Kolom paling kanan di tabel tadi berisi kalimat-kalimat seperti itu. Dalam pacaran, cukup mengucapkan sambil tersenyum, “Sebenarnya aku agak cemburu,” dan sering kali pasanganmu yang akan lebih dulu menenangkanmu.
  4. Kurangi kebiasaan mengecek. Melihat media sosial atau status online orang itu berkali-kali bukan menenangkan cemburu, tapi membesarkannya. Apalagi kalau dilihat sendirian larut malam, rasa perihnya bisa berlipat-lipat. Tetapkan untuk melihatnya sekali sehari saja, atau matikan notifikasinya untuk sementara.
  5. Isi juga tempat yang ditunjuk cemburu dari sumber lain. Makin berat beban yang kamu sandarkan pada satu hubungan, makin besar pula cemburunya. Kirim kabar ke seseorang yang sudah lama ingin kamu hubungi, atau keluarkan lagi satu hal yang dulu kamu nikmati sendirian. Kalau beban yang tertumpu pada satu orang sedikit terbagi, rasa perihnya pun mengecil.

Jangan dibaca seperti ini

  • Cemburu bukan perasaan yang buruk. Cemburu adalah tanda bahwa ada sesuatu yang berharga bagimu. Merasa cemburu juga tidak membuatmu jadi orang yang berpikiran sempit.
  • Hanya saja, memeriksa ponsel pasanganmu, menentukan siapa yang boleh ia temui, atau mengancam akan memutus kontak dengan alasan cemburu adalah cerita lain. Itu bukan lagi perasaan, melainkan kontrol, dan itu melukai kalian berdua.
  • Kalau cemburunya begitu besar sampai menyita sebagian besar harimu, atau kamu sulit menghentikan perilaku seperti itu, cobalah bicara dengan tenaga profesional. Sebaliknya, kalau cemburu orang lain membuatmu tidak bebas, ceritakan dulu kepada orang yang bisa kamu percaya.
  • Kalau dalam pacaran rasa cemas sering melebar menjadi cemburu, baca juga Begitu pacaran selalu cemas dan posesif.

Penutup

Cemburu adalah rambu yang memberitahumu apa yang sedang digenggam hatimu. Kalau kamu malu lalu menutupi rambu itu, kamu akan berbelok ke jalan yang salah, tapi kalau kamu membacanya, hubungan dan posisi yang ingin kamu jaga akan terlihat jelas. Lain kali saat dadamu terasa perih, sebelum menyembunyikannya, coba tanyakan sekali: “Sebenarnya apa yang sedang aku takut kehilangan?”

Tes kepribadian gratis menunjukkan dirimu di depan orang dan dirimu saat sendirian secara terpisah lewat lima ciri kepribadian. Kalau kamu melihat di mana posisi emosionalitas dan sosialitasmu dalam dua situasi itu, kamu akan tahu di mana cemburumu bergema paling keras.

Tulisan ini dibuat untuk membantu memahami diri, dan tidak menggantikan diagnosis psikologis atau konseling.

Suka cerita ini?

“Kamu” dalam tulisan ini, benar-benar dirimu?

Cek diri publik & diri tersembunyimu gratis

Gratis · Mulai tanpa daftar